Yohanes 17:11
Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti kita.
Doa Tuhan Yesus ini berisi permohonan untuk kepentingan kita umat-Nya. Yesus naik ke sorga dan meninggalkan murid-murid-Nya tinggal di dalam dunia, tentu menjadi persoalan besar. Persoalan terbesarnya adalah dalam menghadapi keduniawian. Kita murid Kristus telah dipanggil dari dunia, tetapi kemudian diutus ke dalam dunia untuk menjadi terang bagi dunia ini. Tetapi bagaimana murid Kristus atau gereja bisa menjadi terang bagi dunia, jika mereka kembali kepada hidup yang duniawi?
Untuk menjadi terang bagi dunia ini, murid Kristus harus menjadi satu. Kesatuan yang dimaksud adalah kesatuan seperti antara Bapa dan Kristus. Itulah ukuran atau standar kesatuan yang diharapkan oleh Kristus bagi umat-Nya. Kesatuan antara Bapa dan Kristus, adalah kesatuan yang dinikmati oleh Kristus, dan Allah Bapa. Yesus mengharapkan kesatuan demikian di antara para murid-Nya, yaitu kesatuan yang tidak mengkompromikan Nama Allah, yang di dalamnya mereka dilindungi.
Jika gereja-gereja menyatu, itu sangat baik, tetapi jika dalam proses itu mereka tidak menjaga nama Allah, yaitu sifat, kemuliaan, dan karakter-Nya, maka kesatuan tersebut bukan kesatuan yang didambakan Kristus. Kesatuan yang dimaksud dalam nas ini adalah kesatuan hati, bukan kesatuan lembaga yang belum tentu menyentuh hati setiap orang. Yesus mengharapkan kesatuan hati yang tunduk pada sifat, kemuliaan, dan karakter Allah.
Sangatlah besar tantangan bagi kita untuk menjaga kesatuan hati dalam Tuhan, ibarat gelombang laut yang tidak pernah berhenti. Dibutuhkan keteguhan hati kita mengarungi lautan yang bergelombang tersebut untuk bisa sampai di pelabuhan yang kekal.
Mari terus berjuang dalam kesatuan hati sebagai umat Tuhan menjalankan Amanat Agung-Nya dengan setia dalam pengharapan bahwa kelak kita akan bertemu dengan Dia, yaitu Kristus, yang telah pergi ke sorga menyediakan tempat bagi kita. Kelak Dia akan kembali menjemput kita yang percaya kepada-Nya.