Firman Tuhan berkata, "Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu" (Roma 4:18).
Abraham disebut bapa orang beriman karena dialah contoh terbaik dari iman kepada Allah. Janji Tuhan tentang keturunannya akan menjadi bangsa yang besar sekalipun Abraham belum punya anak dan Sarah sdh mati pucuk, dia percaya. Bahkan saat Isak sdh lahir dan Tuhan minta untuk dipersembahkan (dibunuh), Abraham pun menaatinya, karena ia percaya bhw Allah bisa membangkitkannya. Demikianpun tentang janji Tanah Kanaan, yg waktu Abraham masih hidup, ia belum menguasainya secara defacto, tapi ia percaya bahkan lebih jauh ke depan ia mempercayai janji tanah air yg kekal yaitu surga.
Inilah serangkaian bukti iman Abraham yang menjadikannya disebut bapa orang beriman.Mari beriman dan berpengharapan kepada Tuhan Yesus Kristus, sama seperti Abramam.Mungkin kita membayangkan kesulitan yg besar di tahun 2022 ini, tapi berharap dan berimanlah kepada Allah sekalipun kita berada di tengah kesulitan. Tunjukkanlah kesetiaan dan ketaatan kepada Kristus, Sang Juruselamat dunia.
Salam Injili.